Diduga Bermasalah Proyek JUT Tiyuh Mulya Sari Di Kendalikan Kepala Tiyuh Dan Tidak Memiliki Kontrak Dengan Rekanan


Diduga Bermasalah Proyek JUT Tiyuh Mulya Sari Di Kendalikan Kepala Tiyuh Dan Tidak Memiliki Kontrak Dengan Rekanan Diduga Bermasalah Proyek JUT Tiyuh Mulya Sari Di Kendalikan Kepala Tiyuh Dan Tidak Memiliki Kontrak Dengan Rekanan

Diduga Bermasalah Proyek JUT Tiyuh Mulya Sari Di Kendalikan Kepala Tiyuh Dan Tidak Memiliki Kontrak Dengan Rekanan

MEDIAAMDALAS.COM, TUBABA – Proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Tiyuh Mulya Sari Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) diduga bermasalah, Pasalnya kegiatan tersebut tidak memiliki kontrak dengan pihak rekanan penyedia alat berat pada kegiatan tersebut.

Hal itu diketahui dari informasi yang di sampaikan Sekretaris Tiyuh/Desa Mulya Sari Gusti Putu Suryanto, dirinya menuturkan bahwa dalam kegiatan JUT di Tiyuh mulya sari dirinya tidak pernah menerima dokumen kontrak dari kegiatan tersebut yang dikerjakan pada tahun anggaran 2022 dan tahun anggaran 2023.

“Ya sejauh ini saya nggak pernah dikasih dokumen kontrak-kontrak begitu, kalau kegiatan JUT itu emang dari tahun anggaran yang kemarin kita ada JUT, mungkin pak kepalo yang pegang.” Ucap dia.

Selain itu dirinya mengungkapkan bahwa pada kegiatan itu dikelola langsung oleh kepala tiyuh yang di ketahui bernama Muhamad Zainuri termasuk dalam penentuan penyedia alat berat.

“Ya semua itu setau saya pak kepalo yang nanganin siapa siapa orang nya karena kita kan ya gak punya akses kesitu.” Ucapnya.

Mendengar hal tersebut timbul dugaan pengondisian atau pemufakatan jahat untuk menentukan perusahaan penyedia jasa alat berat pada pekerjaan itu, Belum lagi hal ini dilakukan selama masa kepemimpinan muhamad Zainuri.

Dugaan itu diperkuat lagi oleh keterangan dari Sekretaris desa tersebut yang mengungkapkan bahwa pihak tekanan tidak pernah melakukan penawaran atau negosiasi harga dibalai tiyuh, selain itu tanda tangan kontrak antara TPK dan penyedia juga tidak pernah dilakukan di tiyuh sehingga pihaknya mengaku bahwa Kontrak tersebut tidak ada.

“Ya kalau pertemuan di balai sama TPK untuk negosiasi atau tanda tangan kontrak itu gak pernah di sini ya setau saya juga gak pernah makanya saya bilang kontrak nya gak ada tapi gak tau kalau sama pak kepalo (Zainuri.red) yang pegannya karena pak kepalo yang atur semuanya, ya karena pada kegiatan JUT itu TPK kita cuma mengawasi selebihnya pak kepalo.” Ucapnya.

Saat di singgung mengenai informasi Rencana Kerja Pemerintah Tiyuh Mulya Sari untuk mendapatkan penyedia alat berat tersebut yang di pasang pada papan pengumuman dirinya mengatakan bahwa tidak pernah dilakukan dan dirinya lagi lagi kembali mengungkapkan bahwa hal tersebut dikelola langsung oleh kepala tiyuh (zainuri.red).

“Gak pernah kita kayak gitu, ya lebih baik komunikasi saja dengan pak kepalo karena dia yang tangani yang kelola itu semua saya gak terlibat.” Ucapnya.

Sementara itu saat di tinjau di lokasi kegiatan masih tampak terpasang portal larangan melintas dan hasil kegiatan di Jalan Usaha Tani pada tahun anggaran 2022 kondisinya memperihatinkan, Tanpak badan jalan banyak yang amblas sehingga berluban dan ditumbuhi rumput liar terkesan seperti tidak terawat.

Hingga berita ini di terbitkan belum di ketahui jumlah anggaran pada kegiatan JUT tahun anggaran 2022 dan tahun anggaran 2023 lantaran Kepala Tiyuh Mulya Sari belum di Konfirmasi. (Tim)

Berita Terkait

Top